Jurus Jitu Menembus Pasar Internet Melalui Sosmed
Jumlah pengguna internet di indonesia
dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Menurut data Asosiasi
Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), sampai saat ini pengguna
internet di Indonesia sudah mencapai 88,1 juta. Dengan peningkatan
jumlah pengguna internet tersebut maka kecendrungan peningkatan
transaksi melalui internet akan mengalami peningkatan.
Meningkatnya
harga BBM, kemacetan yang makin hari makin mengular, kondisi matahari
yang semakin hari semakin terasa panas (efek dari rumah kaca dan
penghijauan yang berkurang), telah mengubah pola orang indonesia dalam
berbelanja, mereka tidak lagi harus datang ke toko atau mall untuk
berbelanja tetapi cukup dari rumah kemudian pesan melalui toko online,
WA, Sosial media atau media yang lainnya. Mereka tidak harus berhadapan
dengan kemacetan, waktu yang terbuang di jalan, cost transportasi baik
pakai kendaraan umum apalagi pribadi tetapi cukup membayar beberapa
ongkos kirim yang terjangkau barang sudah sampai.
Hal inilah yang mendorong para pelaku bisnis berlomba-lomba dalam memanfaatkan internet sebagai sarana pemasaran. Dari sisi biaya cukup terjangkau oleh usaha kecil dan menengah, mereka cukup menyediakan modal untuk koneksi internet, sarana komputer dan membeli domain serta hosting yang dibayar per tahun serta investasi pelatihan SEO atau Social Media Marketing guna meningkatkan penjualan melalui online. Bahkan jika tidak mau membeli domain dan hosting untuk membuat etalase onlinenya, mereka cukup memanfaat media sosial/sosmed untuk pemasaran. Dengan jumlah sekitar 79 juta pengguna sosial media maka peluang untuk memasarkan produk/jasa melalui sosial media sangat terbuka lebar.
Namun ada hal yang perlu diperhatikan dalam memanfaatkan sosial media sebagai sarana promosi, yaitu bagaimana kita sedang melakukan promosi namun tidak terkesan kita sedang dalam promosi. Dalam dunia pemasaran hal semacam ini dinamakan soft selling. Intinya kita sedang berpromosi namun kesan promosi tidak terlihat, beda dengan hard selling/promosi langsung tanpa tedeng aling-aling misalnya Jual produk kesehatan bla bla … Soft Selling mencoba memanfaatkan emosi calon pembeli dengan sentuhan bahasa, alur cerita, tips dan trik, pemberian solusi dari permasalaham, memanfaatkan kondisi yang sedang terjadi dan yang lainnya.
Hal inilah yang mendorong para pelaku bisnis berlomba-lomba dalam memanfaatkan internet sebagai sarana pemasaran. Dari sisi biaya cukup terjangkau oleh usaha kecil dan menengah, mereka cukup menyediakan modal untuk koneksi internet, sarana komputer dan membeli domain serta hosting yang dibayar per tahun serta investasi pelatihan SEO atau Social Media Marketing guna meningkatkan penjualan melalui online. Bahkan jika tidak mau membeli domain dan hosting untuk membuat etalase onlinenya, mereka cukup memanfaat media sosial/sosmed untuk pemasaran. Dengan jumlah sekitar 79 juta pengguna sosial media maka peluang untuk memasarkan produk/jasa melalui sosial media sangat terbuka lebar.
Namun ada hal yang perlu diperhatikan dalam memanfaatkan sosial media sebagai sarana promosi, yaitu bagaimana kita sedang melakukan promosi namun tidak terkesan kita sedang dalam promosi. Dalam dunia pemasaran hal semacam ini dinamakan soft selling. Intinya kita sedang berpromosi namun kesan promosi tidak terlihat, beda dengan hard selling/promosi langsung tanpa tedeng aling-aling misalnya Jual produk kesehatan bla bla … Soft Selling mencoba memanfaatkan emosi calon pembeli dengan sentuhan bahasa, alur cerita, tips dan trik, pemberian solusi dari permasalaham, memanfaatkan kondisi yang sedang terjadi dan yang lainnya.
Bahkan kadang soft selling
tidak ada sama sekali penyebutan produk atau link yang merujuk pada
produk/solusi jasa namun dengan branding yang kuat pada si pembuat
status tersebut sudah cukup mumpuni. Jika hal semacam ini sudah bisa di
lakukan maka cukup dengan membuat status di sosial media maka apa yang
ingin di tawarkan akan laku. Tentu agar bisa melakukan hal tersebut
perlu waktu dan pengalaman jam terbang yang banyak, karena orang perlu
tahu siapa kita, trak record kita sudah dianggap baik di dunia
persilatan sosial media.
Pemasaran melalui Sosial media sedang booming saat ini, sebutlah media sosial yang terkenal di dunia dan sangat digandrungi sampai saat ini yaitu Facebook dan terbaru Instagram. Dua sosmed ini menjadi andalan para pemain bisnis di internet untuk menawarkan dagangannya. Dengan boomingnya pemasaran melalui sosmed ini maka perlu hal yang uniq, dan teknik yang cerdas dalam berpromosi. Jika hal ini tidak dilakukan maka orang akan meras bosan dimana halaman sosial media mereka banyak di isi dengan iklan penawaran. Hindarilah hal ini jika anda ingin eksis dan terus berjualan di media sosial. Berikut ini tips berpromosi di sosial media yaitu :
Pemasaran melalui Sosial media sedang booming saat ini, sebutlah media sosial yang terkenal di dunia dan sangat digandrungi sampai saat ini yaitu Facebook dan terbaru Instagram. Dua sosmed ini menjadi andalan para pemain bisnis di internet untuk menawarkan dagangannya. Dengan boomingnya pemasaran melalui sosmed ini maka perlu hal yang uniq, dan teknik yang cerdas dalam berpromosi. Jika hal ini tidak dilakukan maka orang akan meras bosan dimana halaman sosial media mereka banyak di isi dengan iklan penawaran. Hindarilah hal ini jika anda ingin eksis dan terus berjualan di media sosial. Berikut ini tips berpromosi di sosial media yaitu :
- Gunakan bahasa yang membawa pembaca seolah-olah terlibat di dalamnya, Jangan pernah tag ke orang lain jika kita tidak benar-benar kenal, biarlah alami saja
- Buat group atau fanpage sangat dianjurka, Jawab setiap komen yang masuk dengan cepat
- Berikan value kepada calon pembeli/pelanggan misalnya dengan kupas tuntas melalui artikel yang dibuat
- Bergabunglah dengan group atau fanpage yang sesuai dengan produk/jasa yang mau ditawarkan
- Sering-seringlah memberikan komentar
- Update status minimal 1 kali sehari lebih bagus lagi 3 kali sehari, pagi, siang dan sore
Itulah beberapa tips Jurus Jitu Menembus Pasar Internet Melalui Sosmed, semoga bermanfaat. Pesan kami gunakanlah sosial media sebagai sarana untuk berpromosi dengan elegan, dan berikan value pada orang lain. Selain itu buat temen-temen yang menggunakan sosial media sebagai sarana promosi, mengingatkan diri kami dan temen-temen semua bahwa dunia sosial media ibarat pedang yang sangat tajam, siap menebas siapa saja yang lalai dan ceroboh. Kadang saking asyiknya bermain sosial media, kita melalaikan kewajiban sholat berjama’ah, tilawah terlupakan dan kewajiban-kewajiban lainnya terbengkalai.
Gunakan dengan bijak sosial
media ini, atur waktu dengan sebaik mungkin, jangan sampai kita di atur
oleh sosial media. Bisnis yang berkah adalah bisnis yang mampu
mengoptimalkan waktu untuk beribadah dan berbisnis, Bisnis sukses =
Usaha maksimal + Doa. Berusahalah maksimal dan teruslah berdoa memohon
kepada Allah Swt agar dimudahkan dalam berbisnis, semoga kita semua
menjadi pebisnis-pebisnis yang selalu bertaqwa kepada Allah Swt, Aamiin.
0 komentar:
Posting Komentar